Senin, 16 Januari 2017

kocek minimal wiasata green canyon lembang, jawa barat





Kocek Minimal Wisata Green Canyon Lembang , Jawa Barat
 Image result for greencanyon
Green Canyon adalah salah satu dari sekian tempat wisata di Indonesia yang menyimpan segala keindahan yang jarang diketahui oleh wisatawan dalam negeri maupun manca negara. Mungkin karena lokasinya yang cukup jauh maupun alat transportasi yang masih sulit. Oleh karena itu, saya akan menyampaikan tentang kocek minimal yang kita perlukan untuk pergi ke tempat wisata tersebut.
1.       Harga untuk transportasi


Dari terminal Pangandaran dilanjutkan dengan minibus menuju terminal Cijulang dan selanjutnya dapat menggunakan ojeg yang mangkal disekitarnya.

Kalau dari Jakarta, Pangandaran dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar 6-8 jam dengan jarak 358 km melalui rute Bandung - Tasikmalaya - Banjar - Pangandaran . Walaupun saya menggunakan kendaraan pribadi tapi saya sarankan membawa benda maupun makanan yang membuat anda tidak bosan dalam perjalanan yang lumayan jauh tersebut.

2.       Jasa penyewaan by xali xali tour organizer Image result for xali xali tour organizer
RUN DOWN
Hari pertama
07.00 – 08.00   Tiba di Green Canyon (Sarapan Pagi)
08.30 – 13.00   Body Rafting di sungai Green Canyon
13.00 – 14.00    Makan Siang
14.00 – 17.00    Explore Pantai Batukaras
17.00 – 19.00    Check In Penginapan (Home stay)
19.00 – 21.00    Makan Malam di resto Pantai Batukaras
21.00 –               Istirahat/begadangpun boleh
Hari kedua
05.00 – 08.00   Hunting Sun Rise Pantai batukaras
08.00 – 09.00   Sarapan pagi
09.00 – 09.30   Check Out Homestay
09.30 – 11.00     Pantai Batuhiu / Penangkaran Penyu
11.00                    Kembali ke tempat masing-masing

Include :
– Body Rafting Green Canyon
– Perahu jelajah Green Canyon
– Sarapan 2 kali
– Makan siang 1 x
– Makan Malam 1 x [seafood]
– Home Stay (Non AC)
– Retribusi Wisata Green Canyon/Panti Batukaras
– Pemandu wisata yang penuh pesona
Total Biaya :
Rp. 370.OOO/Orang (Minimal  Peserta 10 Orang)
*jadwal sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kondisi lapangan
*biaya tidak termaksud uang transportasi

Sewaktu disana saya menggunakan jasa dan hasilnya lumayan memuaskan. Info lebih lengkap buka web site resmi  (http://www.xalixali.com/paket-wisata-green-canyon/)

3.       Harga tiket masuk Objek Wisata Green Canyon dengan menggunakan perahu Rp. 200.000,- (kapasitas maks 6 orang)

4.       Tempat wisata disekitar Green Canyon

·         Pantai Pangandaran
·         Pantai Batu Karas
·         Gua Sumur Mudal
·         Curug Bojong
·         Pantai Keusik Luhur
·         Santirah River Tubing
·         Saung Muara
·         Pangandaran Waterpark
Sekian, informasi yang saya sampaikan semoga bermanfaat

Senin, 28 November 2016

candi borobudur


 Candi Borobudur

 




Objek wisata ini terletak dikawasan Jawa Tengah tepatnya di Desa Borobudur - Kecamatan Borobudur, Kab. Magelang - Jawah Tengah, sekitar 40 km sebelah barat laut Jogjakarta, 7 km arah selatan Kota Magelang . Candi Borobudur merupakan merupakan sebuah bangunan yang megah dan lekat dengan sejarahnya yang memiliki luas dasar persegi sekitar 15129 meter persegi, dengan tinggi bangunan 35 meter, sedangkan tinggi asli 42 meter termasuk bagian chattra.
Candi Borobudur mempunyai rancangan yang sangat berbeda dengan candi – candi lainnya yang ada di Indonesia. Candi ini dibangun di atas bukit, bukan di permukaan yang datar. Di dalam candi tak ditemukan ruangan khusus untuk ritual pemujaan seperti pada candi – candi lainnya. Hanya ada barisan lorong sempit yang panjang berbatas dinding candi yang bertingkat. Jika dilihat dengan seksama, Candi Borobudur memang mirip piramida pada umumnya, namun yang membedakannya, candi ini berundak – undak. Candi tanpa ruangan ini dipercaya oleh masyarakat sebagai bangunan yang sengaja dibuat untuk tempat peribadatan.
Candi Borobudur juga merupakan kuil untuk penganut agama Budha terbesar di dunia. Disini Anda dapat menyaksikan begitu kentalnya aura ajaran Budha di Indonesia kala itu. Apabila Anda mengunjungi candi ini, Anda akan banyak menemui patung arca Budha yang berjajar sepanjang candi yang jumlahnya sekitar 504. Arsitektur dari Candi Borobudur dipadukan dengan cantiknya hiasan relief pada dinding – dinding sekitar candi. Tercatat,  2.672 panel ada di Candi Borobudur.
Di tengah – tengah bangunan Candi Borobudur terdapat sebuah stupa utama terbesar di antara yang lainnya. Stupa ini terlihat seperti puncak dari bangunan Candi Borobudur dan dikelilingi 72 stupa yang berbaris menjadi tiga bagian. Bentuk dari stupa ini mengerucut dan mempunyai lubang - lubang dibagian sampingnya, serta di dalamnya terdapat arca budha. Arca tersebut duduk  bersila dengan sikap tangan “mudra” dan memutar roda dharma “Dharmachakra mudra”.
Monumen Candi Borobudur tersusun oleh 6 teras yang bentuknya bujur sangkar. Dipadu dengan 3 latar yang melingkar. Ketiga tingkatan itu dipercaya memiliki makna tersendiri bagi penganut agama Budha. Dan makna yang pertama merupakan Kāmadhātu yang bisa diartikan sebagai ranah hawa nafsu, sedangkan yang kedua Rupadhatu merupakan ranah berwujud, dan yang terakhir Arupadhatu merupakan ranah tak berwujud.

Candi Borobudur merupakan wujud nyata yang dibangun untuk memuliakan agama Budha. Monumen ini biasanya digunakan untuk tempat berziarah bagi masyarakat Budha, dengan menggelar berbagai ritual yang dijalankan di candi ini. Biasanya mereka melakukan ritual dengan dimulai dari arah timur candi dan kemudian berjalan searah jarum jam pada ke – 3 tingkatan latar yang ada di Candi Borobudur.
Relief yang ada di dinding – dinding Candi Borobudur dibuat dengan sangat teliti dan halus. Estetika yang terkandung pada relief ini sangatlah tinggi dengan perhitungan yang sangat mantab dan proporsi yang ideal. Relief ini terlihat sangat anggun dan terkesan elegan dalam seluruh jajaran kesenian Budha. Dengan berpadu aliran seni dari India. Dalam lukisan relief tersebut, menyimpan segudang makna yang tersembunyi. Jika dilihat relief ini memang berwujud seperti manusia seperti warga bangsawan, rakyat jelat, berbagai hewan dan tumbuhan, pertapa budha, hingga bidadari serta makhluk yang telah mencapai derajat kesucian seperti para Dewa yang sering digambarkan bodhisatwa yaitu dengan posisi tubuh tribhanga. Relief pada Candi Borobudur seperti sebuah cerita bergambar yang melukiskan kehidupan masyarakat Jawa kuno. Barisan relief ini dapat anda baca dengan memulainya seperti arah jarum jam.
Tidak jauh dari Borobudur, terdapat sebuah museum yang  menyimpan segudang peninggalan purbakala dari tempat sekitar candi. Museum ini sering dikenal sebagain Museum Karmawibhangga Borobudur.  Pada masa pemugaran Candi Borobudur, sekaligus ditemukan juga candi – candi budha lainnya seperti Candi Pawon, dan Candi Mendut. Ketiga candi ini membentang dalam satu garis lurus. Bukan merupakan suatu kebetulan saja. Ketiga candi ini memiliki arsitektur dan hiasan yang mirip, serta berasal dari periode yang sama. Sehingga di percaya, adanya hubungan antara ketiga candi ini. Namun tidak diketahui jelas bagaimana hubungan antara ketiganya.

Sejarah Dari Candi Borobudur

Candi Borobudur mulai didirikan pada masa Dinasti Syailendra diperkirakan sekitar abad ke – 9 . Penggagas berdirinya  Candi Borobudur tersebut adalah Raja Samaratungga. Dalam menuangkan gagasannya, Raja Samara Tungga menunjuk seorang arsitek pada masa dinasti syailendra yang bernama Gunadarma . Candi Borobudur adalah suatu bangunan bersejarah yang luar biasa pada masanya. Bagaimana tidak, candi yang sebesar itu dibangun dengan cara dan bahan sederhannya serta tanpa adanya peralatan modern yang memadai. Namun bisa kita lihat saampai saat ini, bangunan candi yang sagat megah masih menjulang kokoh dan gagahnya. Gunadarma sebagai arsitek pembangunan Borobudur, memerlukan waktu kurang lebih 70 tahun untuk menyelesaikan bangunan semegah itu.  Waktu yang sangat lama, namun juga tak kalah dengan kualitas yang didapatkan dari bangunan yang dihasilkan. Candi Borobudur baru selesai pada masa pemerintahan Raja Pramudiawardani yang tak lain adalah putri dari raja Samaratungga.
Nama Borobudur itu sendiri diambil dari bahasa Sansekerta “Vihara Buddha Uhr ” yang berarti Biara Budha di Bukit. Satu–satunya dokumen tertua yang menunjukkan keberadaan candi ini adalah kitab Nagara Kretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Di dalam kitab tersebut ditulis bahwa candi ini digunakan sebagai tempat meditasi penganut agama Budha. Sesuai dengan arti nama Borobudur itu sendiri.
Pada zaman dahulu sekitar abad 13–15 masehi sewaktu gunung merapi meletus, Candi Borobudur pernah terkena dampak dari letusan Gunung Merapi. hal ini dikarenakan Letak geografis Candi Borobudur berada dekat dengan Gunung Merapi. Rusaknya candi tersebut membuat masyarakat penganut Budha yang senantiasa beribadah disini meninggalkannya.
Kemudian pada tahun 1814 pada saat bangsa Inggris menjajah bangsa Indonesia, Sir Thomas Stamford Raffles salah satu pimpinan pejajah Inggris mendengar kabar bahwa ada tempat dan bangunan purbakala yang sangat besar di desa Bumi segoro daerah Magelang yang merupakan Candi Borobudur itu sendiri. Kondisi Candi Borobudur semasa itu tertutup oleh abu vulkanis dan bangunannya ditumbuhi semak belukar sehingga tak nampak bangunan candi. Sejak ditemukkan pertama kali oleh bangsa Inggris maka candi tersebut di bersihkan untuk menguak kembali sejarah yang ada di tanah Jawa.
Selama bertahun – tahun mulai dari jaman penjajahan Belanda sampai belanda menginggalkan Indonesia Candi Borobudur terus dibersihkan. Sampai akhirnya setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1956, pemerintah Indonesia bekerjasama dengan UNESCO untuk meneliti keberadaan Candi Borobudur. Lalu pada tahun 1963, keluarlah keputusan resmi pemerintah Indonesia untuk melakukan pemugaran pada Candi Borobudur dengan bantuan dari UNESCO. Proses pemugaran candi baru selesai pada tahun 1984. Candi Borobudur merupakan salah satu warisaan purbakala yang megah dan menjulang kokoh dengan indahnya, sehingga UNESCO tertarik untuk mengakui Candi ini sebagai Warisan Dunia pada tahun 1991.

Jalur Transportasi Menuju Candi Borobudur

Untuk mengunjungi tempat ini, sangatlah mudah Anda bisa mengambil jalur dari arah Yogyakarta atau Semarang, untuk jalur dari arah Yogyakarta Anda bisa transit di Terminal Bis Giwangan - Yogyakarta, kemudian perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan transportasi bus jurusan Terminal Borobudur. dari sini Anda bisa menggunakan sarana transportasi becak dan dokar menuju ke pelataran Candi Borobudur.
Kemudia apabila Anda menempuh rute dari Semarang, Anda bisa naik bus jurusan Yogyakarta, kemudian turun di terminal Magelang, dari sini Anda melanjutkan perjalanan kembali ke Terminal Borobudur, sesampai di terminal Borobudur, Anda bisa naik becak atau dokar untuk menuju ke pelataran Candi Borobudur.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan di Candi Borobudur

Candi Borobudur menyinpan sejuta sejarah purbakala yang memiliki pesona antik dan menarik. Wisata ini merupakan surga yang patut dikunjungi untuk para pecinta seni sastra dan budaya. Disana akan banyak Anda temukan pengalaman baru nan menarik serta bermanfaat.
Membaca Relief dari Candi Borobudur akan bisa menambah wawasan Anda terhadap sejarah pada masa lampau, sehingga menjadi pengalaman tersendiri bagi Anda yang berkunjung kesana. Selain itu, Candi Borobudur merupakan tempat wisata ter-apik untuk dijadikan sebagai objek pemotretan yang cantik. Apalagi saat matahari terbit, atau terbenam. Itulah saat – saat terbaik untuk mendapatkan hasil foto dari Candi Borobudur. Selain itu Anda juga bisa melakukan aktifitas seperti mengelilingi candi dengan menggunakan sepeda, menunggangi gajah, menaiki kereta kelinci, menikmati sunrise dan sunset di Candi Borobudur.
Puas mengunjungi Candi Borobudur, sempatkanlah untuk mengunjungi tempat lain yang menarik. Pasalnya selain Candi Borobudur, di dekat sana juga terdapat museum yang menyimpan beragam barang bersejarah dari Candi Borobudur. Selain itu, ada Candi Pawon dan Candi Mendut yang merupakan satu aliran dengan Candi Borobudur. Ketiga candi ini terletak paada satu garis lurus. Jadi jangan sia – siakan waktu Anda, untuk mengunjungi tempat – tempat bersejarah tersebut.
Suasana pedesaan di sekitar lokasi wisata Candi Borobudur juga merupakan kegiatan yang sangat mengasikan selain pesona alam pedesaan yang sangat menawan, disini Anda juga bisa menyaksikan sebuah rumah Joglo Kuno yang usianya lebih dari satu abad yang terletak di dusun Jowahan, selain itu Anda juga bisa menyaksikan serta belajar bagaimana cara membuat gerabah di dusun Klipoh.

Kuliner dan Oleh - Oleh di Candi Borobudur

Berkunjung ke lokasi wisata tak lengkap apabila tidak mecicipi kuliner dan membawa oleh - oleh dari lokasi wisata tersebut, untuk itu dibawah ini merupakan ulasan mengenai kuliner dan oleh - oleh dari Candi Borobudur.
Untuk kuliner yang khas dari Candi Borobudur adalah Mangut Beong, kuliner yang disajikan dengan rasa pedas ini tidak boleh Anda lewatkan begitu saja apabila Anda mengunjungi Borobudur, kuliner ini merupakan masakan yang terbuat dari ikan Beong yang diracik dengan bumbu - bumbu pedas dan pastinya sangat nikmat rasanya. kuliner ini juga merupakan icon dari Kota Magelang.
Untuk masalah oleh - oleh Borobudur sangat kaya dengan koleksinya, Anda dapat mengunjungi pusat oleh - oleh yang terdapat disekitar lokasi wisata, selain beberapa kerajinan tangan dan batik, Borobudur juga menyimpan oleh - oleh makanan ringan seperti Jenang Pepaya, Stup Pepaya, Manisan Pepaya dan Jet Cooled. menarik sekali bukan ?

Tips Berkunjung Ke Candi Borobudur

Wisata yang menyenangkan dan tanpa kendala adalah kenikmatan tersendiri bagi kaum traveler. Untuk berkunjung ke wisata Candi Borobudur. Ada beberapa tips yang bisa Anda perhatikan supaya bisa menikmati kegiatan wisata dengan maksimal dan menyenangkan tentunya.

1. Agendakan Liburan Anda

Agendakan liburan anda ke Candi Borobudur pada musim-musim panas. Datang di bulan Juni, Juli, atau Agustus. Sebab, di bulan-bulan ini cuaca cenderung cerah. Di Candi Borobudur tempat berdirinya adalah lahan outdoor yang begitu luas yang menyerupai gunung. Di sana tidak ada tempat untuk berteduh pada saat hujan turun. Sehingga di kala Anda berkunjung pada musim hujan tentunya tidak bisa menikmati keindahan candi dengan maksimal.

2. Berkunjungan dalam kelompok.

Kunjungan secara berkelompok mungkin lebih asik dan seru bagi Anda. Anda bisa bersenang-senang bersama orang – orang terdekat. Di Candi Borobudur pengelola memiliki paket kunjungan bersama atau kelompok tentunya harga tiket masuk akan lebih murah. Untuk kelompok besar beranggotakan 30 orang.

3. Menggunakan Tour Guide

Tentunya dalam perjalanan menikmati keindahan wisata pengelola menyediakan tour guide di setiap kelompoknya. Tour guide tersebut dapat membantu anda dalam berwisata di Candi Borobudur ini, sehingga Anda bisa lebih paham mengenai keunikan dari Candi Borobudur itu sendiri.

4. Menyesuaikan Jalur Jalan

Jika anda berkunjung sesuaikanlah jalur yang ambil untuk naik ke Candi Borobudur. Pengelola Candi Borobudur menyiapkan dua jalur, yaitu jalur kuning dan jalur hijau. Jalur ini berfungsi untuk mengatur arus wisatawan berjalan supaya tidak menumpuk pada satu tempat.

5. Bawa Payung Atau Topi

Sebaiknya pada saat anda berkunjung ke Candi Borobudur membawa payung. Payung tersebut bisa Anda gunakan untuk menghalau panasnya terik mata hari saat di candi. Candi ini sangatlah panas sekali di siang hari karena tidak ada tempat berteduhnya.

6. Gunakan Baju Yang Dapat Menyerap Keringat

Untuk pakaian, pakailah pakaian dengan bahan yang menyerap keringat. Berjalan - jalan di area Candi Borobudur yang begitu luas dan bertingkat-tingkat ini tentunya akan membuat Anda mudah sekali berkeringat.

7.  Jaga Keutuhan dan Kebersihan Lingkungan

Ada banyak stupa, candi - candi kecil, relief dan arca di Candi Borobudur. Sebagai pengunjung kita haruslah menjaga keutuhan dari bangunan ini. Jangan sesekali corat – coret di candi ini karena akan merusak keindahan dan kebersihan Candi Borobudur. Pada waktu mengunjungi Candi Borobudur Anda juga akan melihat beberapa arca rusak, ada yang patah maupun retak. Sangat disayangkan buka apabila warisan bersejarah ini rusak oleh tangan – tangan jahil pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu kita sebagai pengunjung yang baik harus ikut menjaga keutuhannya dengan cara tidak menaiki, memanjat, atau mendudukinya.

8. Bacalah Relief Searah Jarum Jam

Jika anda mengunjungi Candi Borobudur, sempatkanlah untuk membaca barisan relief yang ada di dinding – dinding candi. Relief ini tak ubahnya sebuah cerita bergambar pada masa kuno, untuk bisa memahami cerita dari relief ini, bacalah relief searah jarum jam.

danau toba dan pulau samosir

Danau Toba Dan Pulau Samosir

Danau Toba dan Pulau Samosir | Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki segudang destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari gunung es yang ada di Papua dan wisatanya yang terkenal Raja Ampat, pesona dasar laut yang ada di Wakatobi, hingga puluhan candi bersejarah. Tak cukup sampai disitu, masih banyak lagi wisata yang menarik di Indonesia. Namun kali ini twisata.com akan mengulas tentang salah satu danau vulkanik terbesar se – Asia Tenggara dan terdalam di dunia. Tepatnya di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Terletak pada titik koordinat 3,58° Lintang Utara dan 98,67° Bujur Timur. Danau ini biasa dikenal dengan sebutan “ Danau Toba ”.
Danau Toba memiliki panjang 100 km dan lebar 30 km. Dengan kedalaman sekitar 450 m. Luasnya mencapai 1.145 kilometer persegi. Danau ini merupakan salah satu objek wisata andalan di pulau Sumatra. Karena pesonanya yang sangat mengagumkan, hingga dapat memikat hati para wisatawan domestik maupun mancanegara.
Danau Toba merupkan wisata alam yang menakjubkan. Udara sejuk, ditambah dengan birunya air danau yang menjadi tempat berenangnya ikan – ikan batak. Dengan dikelilingi hijaunya pohon pinus yang menambah ketenangan di tempat ini.  Di tengah hamparan luasnya Danau Toba, terdapat satu pulau yang disebut dengan Pulau Samosir. Pulau inilah yang juga menambah suasana indah di Danau Toba. Luas Pulau Samosir hampir sama dengan luas negara Singapura. Pulau Samosir juga memiliki dua danau yang indah, biasa dikenal dengan Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni. Pulau Samosir dihuni oleh suku Batak Samosir. Kini tercatat penduduk di Pulau Samosir mencapai 580.428 jiwa.

Sejarah / Legenda Danau Toba Dan Pulau Samosir

Menurut penelitian para ahli geologi, kawah Danau Toba terbentuk karena adanya letusan gunung berapi super vulkanik. Yang dipercaya terjadi sekitar 77 ribu tahun yang lalu. Letusan ini tergolong sangat dahsyat jika dibandingkan dengan gunung berapi lainnya, hingga mencapai ribuan kali letusan pada gunung berapi normal. Letusan maha dahsyat ini  mengakibatkan perubahan iklim di dunia.
Ahli geologi mengungkapkan, letusan gunung Toba menyebabkan penurunan suhu di dunia, hingga mencapai 5 derajad celcius. Selain itu, hampir diseluruh bagian dunia, ditemukan debu yang berasal dari letusan gunung ini. Hal ini dibuktikan dengan struktur molekul debu vulkanik yang sama hingga mencapai 2100 titik. Sangat mengejutkan. Tak sampai disitu, debu ini juga ditemukan di kutub utara. Inilah yang memunculkan statemen, betapa maha dahsyatnya letusan gunung berapi tersebut. Letusan gunung berapi ini juga dipercaya memusnahkan sekitar 60 persen penduduk dunia beserta mahluk hidup lainnya, sehingga di percaya inilah yang menyebabkan kepunahan masal kala itu. Letusan itulah yang dipercaya dapat membentuk satu kaldera yang kemudian terisi air, hingga sekarang dikenal sebagai Danau Toba, danau terbesar se – Asia tenggara dan terdalam di dunia.Sedangkan karena tekanan magma yang tidak bisa keluar, akhirnya ditengah – tengah danau tersebut muncul sebuah pulau yang dikenal dengan nama Pulau Samosir.
Namun berbeda dengan kepercayaan masyarakat tentang asal – usul adanya Danau Toba dan Pulau Samosir. Masyarakat Batak memiliki cerita legenda tersendiri dari danau tersebut. Konon ceritanya, pada zaman dahulu, di daerah sekitar Toba ada sebuah gunung yang menjulang sangat tinggi dan memecah langit, Gunung itu sangat indah. Di sekitar gunung tersebut terdapat sebuah lembah yang beraliran sungai kecil.
Hiduplah pemuda yang miskin dan kerjanya memancing. Pemuda ini bernama Toba. Di aliran sungai kecil itulah biasanya Toba memancing. Suatu saat, Toba memancing dari pagi hingga sore hari, namun tak di dapatkannya satu ikan pun. Toba kesal dan putus asa. Dan ketika ia hendah menarik pancingnnya untuk dibawa pulang, Toba terkejut, karena ada yang menarik kailnya. Ia pun segera menariknya, dan ternyata ikan emas yang sangat besar pun di dapatnya. Toba bersorak gembira karenanya. Dengan perasaan senang, Toba pulang dengan membawa ikan emas tersebut.
Toba ingin cepat menggoreng ikan tangkapannya tersebut. Namun Toba tersentak kaget karena ada yang memanggilnya. “ Hey pemuda ”. Toba mencari asal suara tersebut, akan tetapi tak ditemukannya. “ Aku disini, ikan emas hasil tangkapanmu ”, Toba segera melihatnya, dan ternyata benar, ikan tersebut bisa bicara. Toba terheran – heran dengan apa yang disaksikannya saat itu. Ikan itu berkata lagi “ Jangan kau makan akau pemuda. Taruhlah aku di gubuk milikmu, dan kau boleh datang lagi tiga hari setelah itu ”. Toba tak banyak bertanya, ia hanya menuruti permintaan ikan emas tersebut. Toba meletakkan ikan itu di gubuk kecil miliknya. Toba pun pulang dengan tangan kosong. Namun Toba masih bertanya – tanya dan heran dengan apa yang terjadi.
Tiga hari pun berlalu, Toba sudah tak sabar untuk menemui ikan ajaib itu. Sesampainya disana, ia dikejutkan lagi dengan sosok gadis yang berparas cantik. Dengan gugup Toba pun memberanikan diri untuk menyapanya “ Si..si..apa kau? ”. Gadis itupun menjawab pertanyaan Toba dengan suaranya yang merdu “ Aku adalah ikan emas hasil tangkapanmu tiga hari yang lalu ”. Toba sungguh heran dan tak percaya, namun gadis itu mencoba meyakinkannya. Gadis tersebut juga menjelaskan, bahwa ia adalah putri penguasa air yang bernama Nauli.
Karena terpesona dengan kecantikan gadis ikan emas tersebut, Toba pun merayunya. Putri penguasa air itupun tersipu malu dan menjawab “ Aku mau jadi istrimu ”. dengan setengah tak percaya, Toba merasa sangat bahagia. Namun gadis itu melanjutkan lagi perkataannya “ Dengan satu perjanjian, setelaah kita menikah, jangan kau sebut – sebut lagi dari mana asal usulku, apapun yang terjadi. Apabila kau mengingkarinya, aku akan kembali ke wujud asalku, dan meninggalkanmu ”. Toba pun sanggup dan menyetujui perjanjian tersebut. dan kemudian membawa gadis itu pulang untuk dinikahinya.
Setelah menikah mereka hidup bahagia. Toba bekerja sebagai petani dan istrinya adalah ibu rumah tangga. selang beberapa lama dengan kehidupan mereka berdua, akhirnya Toba di kejutkan dengan kebar gembira yang mengabarkan bahwa istrinya telah hamil. Toba semakin sayang pada istrinya tersebut. Waktu pun berlalu, hingga istrinya melahirkan seorang anak laki – laki yang diberikan nama Samosir. Samosir adalah anak yang tampan, mirip seperti ibunya. Samosir tumbuh besar dan sehat. Suatu ketika, Samosir diminta untuk mengantarkan makanan pada ayahnya. Ia pun menyanggupi permintaan ibunya tersebut. Dengan senang hati, ia pun mengantarkan makanan tersebut ke sawah, tempat ayahnya bekerja. Namun ditengah perjalanan, Samosir jatuh. Makan yang dibawanya juga ikut terjatuh. Samosir mengambil dan mengumpulkan makanan tersebut tersebut.
Setelah sampai disawah, Samosir ketakutan untuk memanggil ayahnya. dan kemudian ayahnya melihatnya serta menghampirinya. Samosir hanya tertunduk takut dan tidak mengatakan sepatah – kata apapun kepada ayahnya. Dengan perut lapar, sang ayah bergegas untuk membuka makanan tersebut. Ayahnya kaget melihat makanannya kotor. Ia memarahi Samosir. “ Membawa makanan begini saja tidak becus kau, dasar anak ikan!!! ”.
Samosir ketakutan dan lari pulang. Sesampainya dirumah ia menangis tersedu – sedu sambil menceritakan kejadian yaang dialaminya. Ibunya sedih sekaligus marah pada sang ayahnya, karena sudah mengungkit – ungkit masa lalunya. Nauli meminta Samosir untuk pergi ke daratan yang paling tinggi dari daaerah tersebut. Ia berpesan pada Samosir, “ Akan ada badai besar nak, segeralah lari dan jaga dirimu baik – baik ”. “ Tapi bu, aku mau bersama ibu ” kata Samosir. “ Tak usah kau khawatirkan ibu, ibu baik – baik saja ” jawab sang ibu. Akhirnya Samosir pun mau memenuhi permintaan sang ibu, ia berlari dengan kencangnya menuju daratan tersebut. Tak berapa lama ketika Samosir sampai atas bukit, terjadilah badai besar dan meluluhkan seluruh daratan sekitar. Hujan deras turun tak henti – hentinya, sehingga menjadikan danau yang sangat besar. Sedangkan Nauli kembali menjadi ikan di danau itu. Danau tersebut kita kenal dengan Danau Toba, sedangkaan dataran yang di tempati Samosir bernama Pulau Samosir.
Itulah sekelumit cerita tentang asal – usul Danau Toba. Selain cerita tersebut, ada hal mistis yang sampai sekarang masih dipegang teguh oleh masyarakat batak sekitar Danau Toba. Mereka percaya, jika danau tersebut dihuni oleh “ Namboru ” yang artinya tujuh dewi yang dipercaya sebagai nenek moyang suku Batak. Biasanya sebelum melakukan upacara, penduduk sekitar haruslah meminta izin terlebih dahulu pada Namboru.

Ruter Perjalanan Menuju Danau Toba

Perjalan yang panjang jika Anda ingin menikmati keindahan alam yang luar bisa di bagian utara pulau Sumatra ini. Anda harus harus siapkan materi dan fisik untuk mengarungi perjalan ini. Jalur transit terdekat untuk mengunjungi Danau Toba adalah Medan.
Jadi untuk Anda yang datang dari luar kota Anda bisa melakukan perjalanan dengan Transit di Kota Medan baik itu di Bandara Kualanamu yang merupakan bandar udara internasional di Medan, atau bisa juga transit di terminal Amplas untuk Anda yang menggunakan jalur darat.
Dari Kota Medan perjalanan Anda bisa dilanjutkan ke Danau Toba dengan menggunakan Bus Damri menuju Simpang Kayu Besar, fasilitas dari Bus ini terbilang cukup bagus, dilengkapi dengan Ac dan Toilet didalamnya, jadi jangan sampai ketiduran yaaaaa, hehehehehe. Sesampai di Simpang Kayu Besar Anda harus berganti kendaraan dengan kendaraa lain dengan arah tujuan Perapat. Sebenarnya ada juga jasa penyedia transportasi yang bisa Anda sewa dengan rute perjalanan Medan - Perapat, tetapi harganya agak lumayan mahal, ya sebanding lah dengan pelayanan yang diberikan.
Setelah sampai di Perapat, Anda sudah bisa menikmati suasana pemandangan Danau Toba, akan tetapi apabila Anda berkeinginan untuk ke pulau Samosir, Anda harus menyeberang dengan menggunakan transportasi kapal Ferry dengan tujuan Tuktuk Siodang di pulau Samosir. Tempat ini merupakan tempat yang strategis untuk menikmati keindahan Danau Toba seutuhnya.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan di Danau Toba Dan Pulau Samosir

Pemandangan di sekitar Danau Toba sangatlah indah. Dikelilingi hutan pinus yang berbaris rapi serta air terjun yang mempesona dan pemandian air hangat yang akan menyegarkan Anda. Di perairan Danau Toba, dihuni oleh jenis ikan yang unik. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan Ikan Batak atau dalam nama ilmiahnya Remis Toba (Corbicula tobae), yang termasuk jenis Lissochilus sumatranus dan Labeobarbus soro. Berbagai macam fauna juga mendiami daerah sekitar Danau Toba. Selain itu, daratan disekitar Danau Toba tergolong subur. Disana tumbuh berbagai macam tanaman, mulai dari pohon pinus hingga berbagai macam pohon berbuah. Selain itu, juga banyak tanaman obat yang tumbuh subur disana, tak jarang pula anda akan menjumpai beberapa jenis bunga yang cantik dan indah.
Disini Anda bisa melakukan kegiatan - kegiatan seperti bermain jetsky, mengelilingi danau dengan menggunakan perahu, menikmati tantangan menaiki banana boot, menyaksikan berbagai tarian adat setempat, menyaksikan perlombaan balap perahu, mencoba tantangan wahana yang ada di Dana Toba, melihat fenomena alam batu gantung dan masih banyak lagi yang lainya, Anda juga bisa berjalan - jalan mengelilingi desa yang ada di Pulau Samosir.
Dua desa Pulau Samosir sering dikunjungi oleh para wisatawan adalah Desa Tomok dan Tuktuk. Tomok merupakan desa yang memiliki banyak tempat penginapan bagi para wisatawan. Sedangkan Tumuk merupakan desa yang memiliki beberapa wisata yang penting untuk dikunjungi. Seperti Museum Batak, pertunjukan tari boneka Sigale - gale yang merupakan tarian khas dari pulau Samosir, serta tempat peristirahatan terakhir Raja Sidabutar. Selain itu, di Pulau Samosir Anda akan menemukan pegunungan berkabut dan air terjun. Anda akan disambut oleh keramahan masyaraakat Batak yang membuat Anda betah berlama – lama di tempat ini.
Warga sekitar Danau Toba bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan. Mereka mengandalkan kekayaan alam disekitar tempat pemukiman di Danau Toba. Mereka juga selalu menjunjung tinggi budaya dan tradisi serta kearifan lokal dari Danau Toba. Budaya mereka sangatlah kental dan bernuansa Batak. Di sekitar Danau Toba juga ada beberapa tempat yang ramai dikunjungi pera wisatawan. Balige, merupakan salah satu kecamatan yang selalu ramai pengunjung. Balige adalah ibu kota kabupaten Samosir. Dari Balige, anda dapat menyaksikan panorama Danau Toba yang menawan.
Daerah ini terbilang cukup strategis untuk mendapatkan suasana terbaik dari pemandangan alam Danau Toba. Selain itu, Balige juga terkenal dengan pasarnya yang menjual berbagai macam souvenir unik. Di Balige, anda juga dapat menemukan deretan penjual kuliner khas masyarakat Batak. Balige juga menyimpan museum bersejarah yang bernuansa Batak, sekaligus memuat barang peninggalan suku Batak. Museum ini dikenal dengan nama T. B. Silalahi. Nama itu diambil dari pendiri mueum ini yang bernama T. B. Silalahi. Selain itu, disini juga terdapat makam Sisingamangaraja XII, seorang pahlawan yang terkenal di Indonesia. Tempat lain yang biasanya ramai pengunjung yaitu, Pantai Lumban Silintong. Disana Anda dapat menyaksikan pemandangan yang indah dan menawan yang terletak di tepi Danau Toba.
Selain Balige ada juga Brastagi, yang merupakan salah satu destinasi andalan di Danau Toba. Brastagi merupakan wisata puncak yang menyimpan keindahan alam yang menarik. Disana, Anda bisa menikmati sejuknya udara dan pemandaangan gunung Sinabung dan Gunung Sibayak. Hijaunya pepohonan pun ikut mewarnai keindahan di Brastagi. Tidak hanya itu air terjun Sipiso Piso yang sangat indah dan menyegarkan juga ada disana. Dari puncak Brastagi, Anda bisa melihat Danau Toba yang membentang luas.

Oleh – Oleh Dan Kuliner di Danau Toba

Di daerah sekitar Danau Toba memang dihuni suku Batak dengan berbagai keunikan dari budayanya. Untuk cendramata khas masyarakat batak pun juga beragam, mulai dari gitar unik yang terbuat dari kayu khas batak, sampai kalender kuno yang ditulis tangan, tentunya juga asli dari Batak, dan banyak lagi souvenir yang unik lainnya. Surganya berbelanja barang – barang antik dan unik khas Batak ada di Pulau Samosir. Disana ada berbagai souvenir yang menarik. Salah satunya yaitu, kain ulos. Kain ulos merupakan kain hasil tenunan yang biasanya berwarna merah, putih dan hitam, serta dihias bengan benang berwarna emas.
Untuk kuliner, banyak sekali kuliner yang unik dari tempat ini, beberapa restoran juga ada disini diantaranya Elios Restauran, Rumba Pizza, Romlan Guest House, Tabo Restaurant dan Budha Resto semua menyajikan hidangan yang menggugah selera Anda.

Tips Mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir

1. Pilih Waktu Yang Tepat

Berkunjunglah pada bulan April sampai Agustus. Karena di bulan – bulan ini, cuaca disana cerah, sehingga Anda bisa menikmati wisata Danau Toba dengan nyaman.

2. Mengunjungi Pada Waktu Adanya Upacara Adat

Keuntungan bagi Anda apabila menunjungi wisata Danau Toba, ketika masyarakat setempat sedang melakukan upacara ritual atau pesta rakyat Danau Toba adalah Anda bisa menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut. selain itu ada sebuah event yang sangat ramai disini yaitu Festifal Danau Toba

3. Memilih Moment Dokumentasi

Jika anda ingin mendapatkan hasil foto yang bagus dari Danau Toba, waktunya cukup terbatas, hanya sekitar 1 jam saja. Pagi jam 05.30 hingga 06.30 sedangkan di sore hari jam 16.00 hingga 17.00. waktu – waktu ini sering disebut sebagai  Golden hours. Karena pada saat inilah, cahaya terbaik yaang disuguhkan di Danau Toba.

4. Berhati Hati Saat Bekunjung Ke Air Terjun Sipiso Piso

Untuk mengunjungi  Air Terjun Sipiso Piso, berhati – hatilah, karena beberapa jalan yang akan Anda dilalui mempunyai medan yang licin dan curam.

5. Gunakan Sepatu

Untuk kenyamanan Anda dalam berwisata ke Danau Toba, bisa menggunakan sepatu untuk berkeliling sekitar Danau Toba.